
Perabumulih, Sumsel, petroenergy.id -‘ PT Pertamin EP (PEP) melakukan Uji Coba Produksi Benuang BNG-D22 dengam capaian produksi sebesar 256 BOPD. Produksi ini masih dapat ditingkatkan mengingat potensinya diperoleh dari sisa pekerjaan Work Over, Well Service EOR, Stimulasi hingga Desember 2026.
Demikian Keplala SKK Migas, Djoko Siswanto menjelaslan melalui pesan WatsApp yang diterima Redaksi, Sabtu (15/8/2026).
Dalam penjelasannya, Djoko, mengatakan, PEP (Asset 2 (PT. PHR Zona 4) telah melakukan tajak lokasi pengeboran Benuang BNG-D22 menjadi sumur pengembangan BNG-082 pada 17 Juli 2026 dan per tanggal 15 Agustus 2026 dan telah berhasil melakukan uji produksi dengan hasil sementara initial produksi mencapai 256 BOPD dan 5.5 MMSCFD.
Menurutnya, produksi ini mengalir secara natural pada Open Flow, dari target inisial produksi sebesar 30 BCPD dan 1.5 MMSCFD Gas lebih dari empat kali lipat dari target dan minyak lebih dari lapan kali lipat dari target.
Ditambahkan, produksi sumur ini berasal dari lapisan Layer eksisting TAF-P2a dengan tekanan reservoir yang baik. Lokasi pengeboran ini terletak di Struktur Benuang Field Adera, 25 km sebelah Barat laut Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Sumur ini, kata dia, dibor secara berarah menggunakan Rig PDSI #42.3 /D1500-UE hingga kedalaman akhir di 2549 mMD / 2525.73 mTVD dalam total waktu 32 hari dari rencana 36.6 hari untuk fase pengeboran dan uji produksi hingga tanggal 16 Agustus 2026. dengan aman selamat tanpa kecelakaan.
Estimasi biaya (based on field estimate) yang sudah dikeluarkan adalah sebesar 5,331,644.70 (80.87% dari AFE yang disetujui).
Djoko Sisiswato kembali meohon dukungan dan doa supaya sisa program pengeboran, Work Over, Well Service EOR, Stimulasi hingga Desember 2026 memberikam hasil yang lebih memuaskan.
“Semoga Allah menjaga fasilitas produksi sehingga tidak terjadi unpland shutdown aamiin,” demikian ia. (mk)
