
Jakarta, petroenergy.id –Tentu masih ingat pesan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno yang dikenal “Jasmerah” yang artinya, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Sebab, hanya bangsa yang kerdil yang melupakan sejarah bangsanya.
Beranjak dari pesan moral tersebut diatas generasi penerus bangsa diajak untuk menjaga persatuan, meneruskan perjuangan pahlawan, dan mencintai tanah air di era modern seperti sekarang ini.
Hari ini Selasa tanggal, 29 September 2026, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, merupakan generasi penerus bangsa mengajak kita semua untuk mengingat sejarah.

Dalam sambutanya pada acara tabur bunga di makam para tokoh pertambangan nasional diantaranya, Chairul Saleh yang dikenal luas sebagai Menteri Pertambangan Pertama, 1958 – 1964, Djoko Siswanto mengajak seluruh lapisan untuk menghormati serta mengenang jasa-jasa para pendahulu itu.
Kepala SKK Migas yang didamping Nyonya Djoko Siswanto, mengatakan, memperingati Hari Jadi Pertambangan Indonesia ke-81 momentum untuk mengenang dan memberikan penghormatan kepada para pendahulu.

“Terkhusus pada pagi hari ini kita mengenang jasa Bapak Chsirul Saleh yang telah meletakan pondasi awal saat beliau mengemban amanah Mentri Energi Pertama,” kata Djoko Siswanto.
Chairul Saleh adalah Menteri Dasar Perindustrian serta Pertambangan periode 1959 – 1964 merupakan Tokoh yang memiliki dedikasi dan visi besar.
“Bapak Chairul Saleh, beliau menjadi tunggak penting dalam mewujudkan kedaulatan estafet nasional dengan dedikasi, visi besar serta keteladanan beliau yang baik, ” kata Djoko Siswanto.

Menurutnya, alasan mengingat sejarah itu penting untuk menghargai jasa para pendahulu. Karena, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati perjuangan orang terdahulu.
Disamping itu memngingat sejarah memberikan pelajaran agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali serta sejarah membentuk jati diri dan rasa cinta tanah air pada generasi penerus.
Sementara, rangkaian kegiatan Hari Jadi Pertambangan kali ini sepeti telah sidinggung yaitu berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kali Bata, tabur bunga ke makam tokoh-tokoh pertambangan serta makam para menteri pertambangan yang terdahulu.
Kehadiran Djoko Siswanto memiliki arti khusus, beliau saat ini merupakan salah satu Tokoh penerus perjuangan membangun energi Tanah Air. Sebagai Kepala SKK Migas, peran Djoko Siswanto sangat strategis untuk menjamin kehandalan produksi migas nasional.
Akhirnya, “Selamat memperingati Hari Jadi Pertambangan Indonesia ke-81.” Bravo! (mk)
