Jakarta, petrienergy.id — Minyak dari Jawa Timur terus mengalir lewat PT. Pertamina EP (PEP) Asset 4 (PT. PEPC Zona 11).

Tak tanggung-tangung, sumur pengembangan SKW-0-040 yang ditajak pada 30 Agustus 2026 itu mengalirkan minyak sebesar 396 barel per hari (BOPD).

Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas), Djoko Siswanto, mengatakan, tajak sumur yang lokasi pengeboran ini terletak di Struktur Sukowati, Field Sukowati, di Kota Bojonegoro, Jawa Timur, memakan waktu 27 hari.

“Alhamdulillah, PEP Aset 4 telah melakukan tajak pengeboran lokasi SKW-A16 menjadi sumur pengembangan SKW-040 pada 30 Agustus 2026 dan per tanggal 26 Oktober 2026 telah,” ujar Djoko sambil menambahkan, “uji produksi pada lapisan Tuban Reef dengan hasil sementara mencapai 396 BOPD atau 176% dari rencana target sebesar 225 BOPD.”

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto

Laju alir secara natural open flow tersebut berdasarkan hasil observasi berlangsung selama 1 jam setelah dilakukan pekerjaan stimulasi.

Djoko Siswanto menuturkan, produksi sumur ini berasal dari lapisan Layer J dengan tekanan reservoir yang baik.

“Lokasi pengeboran ini terletak di Struktur Sukowati, Field Sukowati, di Kota Bojonegoro, Jawa Timur,” bebernya.

Dijelaskan, pelaksanaan operasi di sumur ini tercatat telah membukukan total safe man hours sebesar 86.304 jam sejak pertama kali tajak, dengan tetap mengutamakan komitmen terhadap aspek HSSE dan Operational Excellent.

Sumur ini, dibor secara directional menggunakan Rig PDSI #04.3/N110-M hingga kedalaman akhir di 6918.66 ftMD/5791 ftTVD, dalam total waktu 57 hari untuk fase pengeboran dan uji produksi hingga tanggal 26 Oktober 2026.

Kepala SKK Migas juga memohon agar masyarakat dapat mendoakan para pekerja di lapanga diberikan keselamtan kerja serta dibetikan kemudahan.

“Insya Allah dengan doa tersebut sumur dapat segera diproduksikan, Aamiin YRA,” demikian Djoko Siswanto. (mk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *