
KISAH inspiring dari Djoko Siswanto tentang Ibu tua pensiunan guru yang tinggal di kota Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Suatu kali, sang Kepala SKK Migas itu menyempatkan diri melihat objek di kota perbatasan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bengkulu. Maka, sampailah ia di sebuah restoran Padang.
Kejadian dua hari lalu itu bertepatan dengan kehadiran Orang Nomor Satu di SKK Migas ke Musi Rawas dalam kunjungan kerja ke objek pipa gas bocor milik MebcoEnergi.
Sedikit ada celah dimanfaatkannya untuk membuang kepenatan hari-hari penuh kesibukan beliau, ia meluangkan waktu sejenak melihat dari dekat mesin diesel (mobil) yang dimodifikasi menjadi mesin pembangkit listrik mandiri.
Tak plak, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto bak rasa ter-“sihir”-kan oleh pemandangan langka yang tersuguh di depan matanya.
Bagaimana tidak. Beliau adalah ahlinya di bidang energi. Kata lain, seorang Djoko Siswanto telah mengetahui semua hal-hal yang berhubungan dengan energi, termasuk soal pembangkit tenaga kelistrikan. Tapi, tak halnya dengan mesin diesel milik Ibu tua itu.
Itu alasan mengapa peristiwa yang disaksikannya dua lalu itu menorekan decak kagum atas karya ibu tua berusia 74 tahun.
Ibu tua yg pensiunan guru yang tidak dilsebutkan namanya itu berdomisili di kota Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Memurut Djoko, sejak pensiun dari guru SMP, si Ibu tua itu membuka restoran rumah makan padang untuk menyambung hidup.
Alasan tak mau bergantung pada listrik PLN, sang Ibu tua modifikasi mesin pembangkit listrik dari mesin diesel (Mobil). Pembangkit listrik hasil modif itu ditempatkannya di halaman belakang restoran. Suatu kali sang Ibu bertutur: “Berkat keberadaan pembankit listrik mandiri ini, restoran kami aman tak ada gangguan listrik padam; padam bergilir yang tak jarang terjadi di wilayh Musi Rawas.”
Tapi, sayangnya Ibu tua itu tak tahu kalau pria berpakaian kostum sapety migas di depan mata itu adalah “laskar” minyak. “Bu, ibu tahu solar buat minum mesin disel listrik Ibu ini, dari mana asalnya?” guman Djoko Siswanto bertanya dalam hati.
Djoko sempat cerita bahwa yang lasim dari mesin disel mobi itu dipakai untuk pompa di sumur minyak.
“Kalu di Cepu (Jawa Tengah–Red) mesin motor dan mesin diesel mobil buat pompa untuk mengangkat minyak di sumur minyak milik masyarakat,” ujarnya.
Itulah kisah inspiring Ibu tua seorang pensiunan guru, 74 tahun, yang dikisahkan oleh Kepala SKK Migas. (mk)
