Jakarta, petroebergy.id –– Kepaka Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan, PT Pertamina EP (PEP) Aset 4 Zona 11 telah  berhasil me-Well Sumur SKW-17ST hingga produksi mencapai 1025% target.

Djoko Siswabto mengatakan hal itu ketika melaporkan melalui Lapor Good News kepada Menteri ESDM. “Alhamdulilah, PT Pertamina EP Asset 4 (Zona 11) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan kegiatan Well Intervention Sumur SKW-17ST dengan hasil produksi 1025% dari target,” katanya, Jumat (2/10/2026).

Sumur tersebut berada di Lapangan Sukowati Pad B, Desa Ngampel, Bojonegoro, Jawa Timur.

Objektif pekerjaan dari well intervention sumur SKW-17ST adalah untuk mengembalikan potensi produksi dengan melakukan penutupan interval produksi eksisting, perbaikan bonding cement, perforasi interval produksi baru pada Lapisan Tuban Reef (Limestone), stimulasi matrix acidizing, dan install ESP. Kegiatan operasional dinyatakan selesai pada 30 September 2026 dengan hasil laju alir initial minyak sebesar  810 BOPD (1025%) dari target sebesar 79 BOPD dan laju alir initial gas sebesar 10.425 MMSCFD dari lapisan Tuban Reef (Interval 7739 – 7749 ftMD). Pada saat yang sama, sumur dapat langsung diproduksikan (PoP).

Secara operasional, kegiatan well intervention dikerjakan menggunakan Rig NYT#24 (550 HP) dan berhasil diselesaikan dalam waktu 31 hari operasi. Estimasi biaya (based on field estimate cost) yang sudah dikeluarkan sebesar USD 790,650 atau setara dengan 86% (lebih rendah) dari rencana anggaran sebesar USD 916,946.

Sebelum dilakukan well intervention, sumur SKW-17ST sebelumnya dalam kondisi shut-in sejak November 2022 akibat Water Cut 100%, sehingga tidak lagi ekonomis untuk diproduksikan. Setelah dilakukan kegiatan well intervention, water cut turun menjadi 66.38%.

Keberhasilan reaktivasi Sumur SKW-17ST menjadi bukti nyata semangat inovasi, kolaborasi, dan kerja keras Perwira Pertamina EP Zona 11 dalam mengoptimalkan potensi sumur shut-in, meningkatkan produksi migas Lapangan Sukowati, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Mohon doa, Insya Allah produksi bisa bertahan lama, dan air tidak banyak yg keluar. Aamiin YRA. (mk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *