Energy

Penurunan Harga Batubara dan Gas, Pemerintah Proyeksikan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Hingga 2020

img title

Petroenergy.id, Bandung – Menteri ESDM Ignasius Jonan usai acara Dies Natalis Ke-62 Universitas Padjajaran di Graha Sanusi Hardjadinata, Bandung, Rabu (11/9) kemarin menyampaikan bahwa pemerintah memproyeksikan tidak akan ada kenaikan tarif listrik hingga tahun 2020 seiring terjadinya penurunan harga energi primer seperti batubara dan gas bumi.

"Kalau kami lihat harga gas turun banyak dalam enam bulan terakhir, harga batubara juga turun. Penurunan paling terlihat di harga batubara. Untuk kalori 6.322 GAR harganya sekitar USD 65 per ton jadi mestinya harga listrik tidak perlu ada penyesuaian naik," ujar Jonan.

Pertimbangan tidak ada kenaikan harga tarif listrik salah satunya atas dasar nilai kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS yang cukup stabil di posisi Rp 14 ribuan per USD. Beliau menegaskan  "Nanti kami lihat lagi, tapi kalau menurut saya kalau kurs di Rp 14 ribuan mestinya minimal tidak naik”.

Harga Batubara Acuan (HBA) pada periode September 2019 dipatok sebesar USD65,79 per ton atau turun 9,4% dibanding periode Agustus sebesar USD72,67 per ton. Sementara, Pemerintah menggunakan patokan batas atas untuk PLN sebesar USD70 per ton berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.1410 K/30/MEM/2018 terkait harga khusus batubara yang mulai berlaku sejak 12 Maret 2018 hingga 31 Desember 2019. [str]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category