Global

Harga Minyak Dunia 'Tercemar' Covid-19

img title

Petroenergy.id, NEW YORK - Harga minyak dunia jatuh pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena ketidakpastian virus korona membebani pasar. Sejauh ini, negara anggota OPEC dan sekutunya yakni OPEC+ terus berupaya menjaga agar harga minyak tidak kian turun, terutama terpukul pandemi covid-19.

Mengutip Xinhua, Selasa, 14 Juli 2020, harga West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus kehilangan 45 sen menjadi USD40,10 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 52 sen menjadi USD42,72 per barel di London ICE Futures.

Dalam laporan bulanan yang dipantau ketat pada Jumat lalu, Badan Energi Internasional (IEA) menekankan risiko permintaan yang ditimbulkan oleh tingginya jumlah kasus baru covid-19. Tidak ditampik, melonjaknya kasus covid-19 memicu melemahnya permintaan minyak dunia.

"Pertumbuhan yang kuat dari kasus baru covid-19 telah memicu pemberlakuan kembali penguncian wilayah di beberapa daerah, termasuk Amerika Utara dan Amerika Latin, membayangi prospek yang ada," kata IEA.

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat harus rela kehilangan kekuatannya jelang akhir sesi perdagangan dan ditutup bervariasi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena investor menimbang kenaikan kasus infeksi virus korona yang kian berkelanjutan di Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 10,50 poin atau 0,04 persen menjadi 26.085,80. Sedangkan S&P 500 turun 29,82 poin atau 0,94 persen menjadi 3.155,22. Kemudian indeks Komposit Nasdaq merosot 226,60 poin atau 2,13 persen menjadi 10.390,84.

Ketiga indeks menguat pada hari sebelumnya dengan rata-rata saham 30 melompat sebanyak 563,79 poin. Sedangkan perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di bursa saham AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 mengakhiri hari dengan catatan suram.

Investor tetap berhati-hati karena infeksi baru covid-19 terus melonjak di Amerika Serikat. Lebih dari 3,34 juta kasus covid-19 telah dikonfirmasikan dan dilaporkan di Amerika Serikat. Universitas Johns Hopkins melaporkan lebih dari 135 ribu kematian pada Senin sore. [babeh/medcom.id]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category