
Musi Rawas, Sumatera Selatan, petroenergy.id — Dugaan informasi pipa gas Medco Energi bocor di wilayah Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, sempat viral dan menjadi sorotan masyarakat serta DPRD Sum-sel pada pertengahan September 2026, kini menjadi terang-benerang.
Akibat jaringan pipa tersebut bocor pemerintah berpotensi kehilangan produksi gas ratusan MMSCFD dan kondensat 10500 BOPD (setara 300.000 barel). Pipa bocor berada 12 meter di dalam tanah yang posisinya di dekat aliran sungai.

Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengiformasikan pipa gas bocor tersebut pada Sabtu, dinihari tadi (3/10/2026) pukul 22.45 WIB.
“Sejak pipa gas bocor pada tanggal, 7 September sampai dengan malam ini (jam 22.45 WIB–Red), belum berhasil di perbaiki. Dan, saat kami tiba di lokasi turun hujan deras sekali selama kurang lebih 1 jam, sehingga pipa yang bocor sedianya siap diclam dan di las, namun saat ini terendam air dan lumpur. Meski demikian upaya perbaikan terus dilakukan seperti pemompaan air dan pengerukan lumpur, hingga esok hari, ” kata Djoko Siswanto by Watsapp kepada petroenergy.id.

Ketika ingin dikonfirmasi kepada Kepala SKK Migas terkait info yang disampaikannya Sabtu (malam) tersebut, namun sayangnya pesawat teleponnya sedang tidak aktif.

Informasi melalui WatsApp itu menyebutkan bahwa saat informasi disampaikan masih turun hujan namun tidak terlalu deras seperti di saat kedatangan Kepala SKK Migas.
“Hujan masih turu namun tidak deras lagi. Jika hujan belum berhenti juga, insya Allah besok pagi tidak turun hujan akan dilakukan penutupan dan pengelasan pipa yang bocor dengan clam dan kemudian dilas,” kata. Djoko Siswanto
Membagikan Sembako
Seperti tampak pada gambar, Kepala SKK Migas membagi-bagikan sembako kepada anak yatim dan ibu-ibu warga setempat seraya mengajak masyarakat sekitar untuk memanjatkan doa bersama.

“Sebelumnya kami berdoa bersama di Masjid terdekat dan menyerahkan bingkisan kepada anak-anak yatim dan ibu-ibu warga sekitar. Kami berdoa seraya mohon kepada Allah swt agar besok pagi pekerjaan perbaikan pipa yang bocor dapat selesai, Aamiin YRA ,”

Akibat jaringan pipa bocor ini, berpotensi kehilangan produksi gas ratusan mmsscfd dan kondensat 10500 bopd ( setara 300.000 barel). Sebagai tambahan informasi bahwa pipa yang bocor tersebut berada 12 meter di dalam tanah dan posisinya di bawah sungai .
Demikian laporan rangkaian kunjngan Kapala SKK Migas ke lokasi kejadian jaringan pipa bocor di Musi Rawas, Sumatera Selatan. (mk)
