Other

Wamen ESDM Tinjau Keandalan Pasokan Listrik dan Stok BBM di Daerah

img title

Pekanbaru, petroenergy.id - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar lakukn lawatan ke beberpa daerah untuk memastikan keandalan pasokan listrik dan stok BBM jelang dan sesudah lebaran. Arcandara tiba di Pekanbaru, Riau, Rabu (14/6) setelah sebelumnya mengunjungi Balikpapan, Kalimantan Timur.

Setiba di Pekanbaru, Arcandra didampingi Gubernur Riau, Arsyasjuliandi Rachman, langsung menuju kantor PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. PLN yang diwakili oleh Direktur Operasi Bisnis Regional Sumatera, Amir Rosyidin, menyampaikan bahwa PLN memastikan pasokan listrik wilayah Sumatera menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. Arsyasjuliandi juga melaporkan bahwa untuk wilayah Sumatera, cadangan listrik untuk Hari Raya Idul Fitri 1438 H terutama pada tanggal 25 dan 25 Juni 2017 lebih 500 MW setiap harinya.

Saat menyampaikan sambutannya di hadapan Arsyasjuliandi Rachman dan jajaranya, Arcandra juga menghimbau PLN untuk dapat waspada dan mengantisipasi pemadaman listrik belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumya.

"Apa yang kita harapkan dari Kementerian, terutama untuk PLN, yang pertama apakah kesiapan ini benar-benar mampu untuk menghadapi apa yang mungkin terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, apakah disebabkan beban puncak atau disebabkan oleh gangguan transmisi yang disebabkan oleh alam, yang kiranya pada tahun ini bisa diantisipasi," ujar Arcandra.

Setelah memastikaan kesiagaan sistem kelistrikan wilayah Sumatera aman, Arcandra langsung menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sei Siak. Direktur Pemasaran Pertamina Muhamad Iskandar menjelaskan bahwa menjelang Idul Fitri untuk wilayah Sumatera, konsumsi BBM tertinggi diperkirakan akan terjadi di Provinsi Sumatera Barat. Sekitar 22,7% konsumsi BBM Sumatera Barat akan meningkat, disusul Aceh mencapai 10,7%, Sumatera Utara 8,3%, Riau 8,1%, Jambi 12,2%, Sumatera Selatan 14,1%, Lampung 17,4% dan Bengkulu 10,5%.

Selain meningkatnya konsumsi BBM, lonjakan permintaan juga terjadi pada LPG. Hal ini terjadi karena perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. "Untuk Aceh, konsumsi LPG meningkat sebesar 6%. Sumatera Utara meningkat 16%, Sumatera Barat naik 11%, Riau 6% dan Kepri 12%," jelas Muhamad Iskandar.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pertamina mengupayakan tingkat ketahanan BBM dapat dijaga selama 20 hari. Untuk itu, Pertamina telah melakukan beberapa upaya seperti penambahan mobil tangki dan kapal tanker pengangkut BBM; peningkatan stok BBM dan LPG; menyiapkan BBM kemasan, kantong BBM dan Mobile Dispencer Unit pada titik kemacetan, serta penyediaan BBM pada jalur tol baru yang beroperasi pada Juni 2017.

Melihat kesiapan dan kesiagaan tersebut Arcandra berharap kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG dalam menghadapi Idul Fitri ini dapat dipenuhi dengan baik. juga berpesan kepada Pertamina untuk dapat mengantisipasi berbagai kendala, terutama permasalahan yang muncul pada tahun-tahun sebelumnya. "Semuanya kita antisipasi dan tim dari Jakarta juga memantau secara langsung. Sejauh ini Insya Allah tahun ini tidak ada kekurangan BBM dan LPG," kata Arcandra. mk

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category