Energy

Solusi Terintegrasi E-House Schneider di PLTMG Nii Tanasa 50 MW

img title

Konawe, petroenergy.id -- Schneider Electric kembali mencatatkan sukses menerobos ceruk pasar elektrifikasi nasional. Kali ini  perusahaan spesialis global dalam  transformasi digital di bidang manajemen energi dan otomasi ini menjadi bagian dalam proyek MPP 8 PLTMG Kendari 50 MW, bagian dari mega proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW.

Mega proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW membutuhkan beragam komponen, salah satu yang cukup penting adalah panel listrik. Panel ini berfungsi  membagi, menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik dari sumber listrik ke konsumen.

Di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nii Tanasa 50 MW ini, Schneider Electric menghadirkan Electrical House (E-House) atau Power House. Ini merupakan solusi distribusi listrik terintegrasi dalam satu sub-station yang terdiri dari panel listrik Medium Voltage (MV) dan Low Voltage (LV), transformer, HVAC, UPS serta sistem pengelolaan dan kontrol bangunan.

“Peresmian PLTMG Nii Tanasa 50 MW hari ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan program nasional pembangkit listrik 35.000 MW, khususnya untuk memperkuat sistem kelistrikan di kabupaten Konawe dan kota Kendari,” ujar  Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia.

E-House dari Schneider Electric dibuat, dirakit dan diuji sebelumnya di pabrik (pre-fabricated) dan dikirim sebagai solusi terintegrasi penuh untuk memenuhi berbagai kebutuhan di lapangan.  Metode ini telah terbukti dapat mengurangi waktu konstruksi serta mengoptimalkan biaya transportasi dan pemasangan secara signifikan.

Dari sisi sumber daya manusia pun jauh lebih efisien karena perakitannya dilakukan di satu tempat. “Berkat berbagai keunggulan tersebut, Schneider Electric dapat menyelesaikan seluruh proses pembuatan E-House, mulai dari pemesanan hingga pengantaran ke site hanya dalam waktu 4,5 bulan,” Xavier menambahkan.

E-House juga dilengkapi dengan EcoStruxure™ Grid yang merupakan bagian dari arsitektur dan platform EcoStruxure™ yang terbuka dan beroperasi dengan bantuan Internet of Things (IoT). EcoStruxure™ Grid dapat menyederhanakan kompleksitas operasional grid, mengoptimalkan pengelolaan aset serta memanfaatkan berbagai peluang baru yang diciptakan oleh digitalisasi di bidang utilitas.

PLTMG Nii Tanasa 50 MW merupakan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam yang efisien dan ramah lingkungan karena emisi gas hasil pembakaran yang tidak menimbulkan polusi udara. Kehadiran PLTMG yang rampung hanya dalam waktu kurang dari sembilan bulan ini menjadi sangat strategis karena diharapkan dapat memenuhi lebih dari separuh kebutuhan listrik di sekitar kabupaten Konawe dan kota Kendari yang mencapai 80 MW. 

Hingga saat ini Schneider Electric tengah terlibat di 25 proyek pembangkit listrik di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depannya kami berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam memberikan akses listrik ke lebih banyak masyarakat di Indonesia,” tutup avier. -san

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category