Business

Radana Siapkan Pembiayaan Untuk SPBU Mini

img title

 

Jakarta, petroenergy.id – Presiden Direktur PT Radana Bhaskara Finance Tbk, Evy Indahwaty, menjelaskan, bahwa pihaknya siap saja jika ada kreditor yang membutuhkan pembiayaan untuk SPBU (Statisun Pengisian Bahan Bakar Umum) Mini. Pembiayaan ini katanya, sejalan dengan startegi Perusahaan yang ingin meningkatkan pembiayaan untuk UMKM.

“Sebelumnya memang kita hanya berfokus pada pembiayaan motor dan mobil saja. Namun seiring waktu kita harus bertransformasi untuk pembiayaan modal kerja dan investasi. Nah pembiayaan SPBU Mini ini termasuk kedalam itu. Apalagi ini merupakan program Pemerintah untuk mendukung UMKM, tentu saja kita dukung,” jelas Evy menjawab pertanyaan petroenergy dalam acara Public Expose di RS Ali Sibroh Malisi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, (16/12).

Disisi lain, Perusahaan yang 70,78% sahamnya dimiliki Tiara Marga Trakindo ini, mengaku tidak akan masuk kedalam pembiayaan alat berat. Ini dikarenakan anak usaha Trakindo yaitu COSL sudah dimandatkan oleh holding untuk pembiayaan ini.   “Mereka (COSL) lebih ahli dalam pebiayaan ini. Dan kita dalam satu grup bagi-bagi tugas. Tugas Radana lebih ke retailya,” jelasnya.

Dijeaskannya, Kkinerja perseroan di tahun 2016 menunjukan peningkatan dari sisi total pendapatan sebesar 15% dibandingkan tahun 2015 yaitu dari Rp. 737,08 miliar menjadi Rp. 847,59 miliar . Peningkatan tersebut terutama berasai dari kontribusi kenaikan Bisnis Multiguna.  Namun demikian dari sisi Profitabilitas Perseroan hanya membukukan net profit sebesar Rp 25,63 miliar atau turun sebesar 35% dibandingkan net profit tahun 2015 yang sebesar Rp. 39,85 miliar

Penurunan daiam net profit tersebut terutama antaralin karena beberapa faktor, seperti; adanya transformasi bisnis dimana Perseroan mulai mengembangkan Bisinis Multiguna Non Sepeda Motor yaitu untuk pembiayaan Multiguna dengan suku bunga jual yang iebih rendah. Kemduaina  Perseroan melakukan ekspansi untuk membuka beberapa cabang baru dan juga investasi infrastruktur, tekhnologi informasi dan sumber daya manusia. 3Biaya bunga dan keuangan tahun 2016 Rp 344,78 miliar atau naik 19,896 dibandingkan biaya bun‘a clan keuangan di tahun 2015 yang sebesar Rp 287,82 miliar. Kenaikan bunga dan keuangan tersebut seiring dengan kenaikan jumlah pinjaman kepada pihak ketiga sebesarRp 2,28 triliun yang digunakan untuk pendanaan produk Multiguna .

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category