Business

Pertamina Rasakan Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

img title

Jakarta, petroenergy.id - PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dengan melakukan lindung nilai atau hedging.

Plt. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, saat di Kementerian ESDM, Jumat (11/5), mengatakan, sebagai perusahaan yang melakukan impor dalam memenuhi kebutuhan produksinya, pelemahan rupiah terhadap dolar AS pasti memberikan dampak terhadap perusahaan. "Ya.Pasti.. semua pasti merasakan," kata Nicke Widyawati.

Ditegaskannya, Pertamina telah mengantisipasi terhadap potensi-potensi risiko eksternal, seperti pelemahan rupiah yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Salah satunya dengan melakukan hedging.

‎"Kita lakukan hedging, untuk menjaga itu, kita ada kebijakan untuk hedging. Susah dibicarakan berapa besar (dampaknya), tapi intinya risiko itu kita lakukan hedging," ujar Nicke Widyawati.

Nicke menambahkan, langkah hedging ini telah dilakukan oleh Pertamina dari tahun ke tahun. Namun dia enggan membeberkan besaran hedging atas transaksi yang menggunakan valutas asing (valas).

‎"Sudah. Kita dari setiap tahun ada alokasi hedging baik untuk menjaga kurs maupun per transaksi khususnya impor, itu kita lakukan hedging. Angkanya saya belum ada yang pasti, karena harus dihitung," katanya.(mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category