Business

BPH Migas Ingin Toll Fee Lebih Efisien

img title

Jakarta, petroenergy.id – Kepala BPH (Badan Pengatur Hilir) Minyak dan Gas Bumi, Fashurullah Asa menyatakan bahwa BPH Migas ingin membuat toll fee gas menjadi kompetitif dan efisien.

“Soal toll fee ini kita sedang merancang bagaimana agar seefiesien mungkin. Maka asumsi financial engineering seperti IRR, county risk, volume, dan masa penyaluran akan kita lihat,” kata dia di kantornya di Jakarta (6/6)

 “Untuk itu, katanya, BPH Migas sedang meriview semua peraturan mengenai toll fee yang dikeluarkan oleh BPH Migas atau Peraturan yang lainnya,” tambahnya.

Selama ini ia melihat penetapan harga gas berdasarkan business-to-business malah menimbulkan masalah dan inefisiensi. Sehingga harga gas menjadi mahal meskipun Pemerintah telah menurunkan harga gas di hulu. Selain itu dengan mekanisme B-to-B maka toll fee tidak bisa dipantau sehingga bisa saja didistorsikan oleh badan usaha yang menyalurkan.

“Tapi tentu kami akan melihat juga faktor kasusistik dari ini,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, BPH Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah membahas penghapusan izin pipa dedicated hilir melalui revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 19 Tahun 2009.

Kita melihat dengan open access jauh lebih efisien dan toll fee pun lebih jelas dipantau. Selain itu, bisa lebih trasnparan karena berbentuk lelang terbuka,daripada hanya denga n dedicated hilir,” tandasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category