Other

65 Orang Karyawan PLN yang Terseret Tsunami Anyer-Lampung, Belum Diketahui Keberadaanya

img title

petroenergy.id, Jakarta  - I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication and CSR, PLN, menjelaskan, proses evakuasi korban bencana yang menimpa karyawan PLN akibat diterjangan Tsunami Anyer dan lampung,  berjalan dengan baik.

“Dapat saya sampaikan bahwa 137 orang selamat, 23 orang meninggal dan 65 orang belum diketahui keberadaannya,” kata I Made Suprateka dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Menurutnya,  beberapa korban yang selamat dan  membutuhkan perawatan medis  telah dibawah ke rumah sakit. Selain di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) srtempat, terdapat 18 orang lainnya telah dibawa ke Cinere (Jakarta) dan 6 orang dirwarai di Rumah Sakit Premier, Bintaro.

“Jadi, selain dirawat RSUD setempat,  18 orang telah tiba di Cinere dan 6 orang dirawat di RS Premier, Bintaro,” kata I Made Suprateka.

I Made Suprateka menjelaskan, karyawan PLN  dari Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, ini  tengah melakukan Employee Gathering, acara tahunan yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja. “Jadi, ini adalah acara tahunan, peserta gathering ini besifat dinas,” kata I Made pula.

I Made menambahkan, peserta  Employee Gathering  PLN ini hadir dengan membawa keluara yang terdiri anak dan suami/istri.

Dan, sekarang, PLN telah membuka POSKO Bencana dan mengirimkan 36 Unit Ambulance serta tim reaksi cepat ke Pendeglang, Banten, dengan tujuna untuk membatu masyarakat di sana.

"Sekarang, PLN telah membuka POSKO Bencana, menirimkan 36 ambulance serta menugaskan tim reaksi cepat ke sana. Ini, dimaksudkan untuk memberikan bantuan kepada msayarakat yang terdampak bencana tsunami tersebut," ungkap I Made Suprateka. (MK)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category